Tata Cara Sholat Istiqarah

Jika kita dihadapkan pada sebuah pilihan, baik itu perkara jodoh, pekerjaan ataupun hal-hal lainnya, mungkin hal tersebut membuat kita ragu-ragu dan bimbang untuk memilih. Untuk mendapatkan pilihan yang terbaik, kita bisa melakukan shalat istiqarah. Shalat istiqarah adalah shalat memohon petunjuk kepada Allah atas masalah yang kita hadapi agar kita diberi petunjuk. Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk shalat istiqarah supaya kita terhindar dari perbuatan musyrik seperti misalnya bertanya pada paranormal, dukun dan lain sebagainya.

Shalat istiqarah terdiri dari 2 rakaat dan bisa dilakukan pada siang ataupun malam hari. Namun, waktu yang paling baik untuk melaksanakannya adalah pada sepertiga malam yaitu sekitar pukul 01.00 WIB sampai menjelang subuh. Pada dasarnya, pelaksanaan shalat istiqarah sama dengan shalat fardu. Yang membedakan hanyalah terletak pada niatnya saja.

Niat Shalat Istiqarah

“Ushalli sunnatal istikhaarati rak’ataini lillaahi ta’aalaa.” Artinya “Aku niat shalat sunah istikharah dua raka’at karena Allah ta’ala.”

Setelah membaca niat di atas, lalu membaca surat Al-Fatihah seperti saat shalat fardu, lalu dilanjutkan dengan surat pendek. Surat yang diutamakan adalah surat Al Kafirun pada raka’at pertama dan surat Al Ikhlas pada raka’at kedua. Gerakan lain seperti ruku, itidal, sujud dan salam lakukan seperti shalat wajib biasa.

Setelah selesai shalat, bacalah istighfar, sholawat Nabi, tahmid dan tasbih sebanyak-banyaknya. Lalu bacalah surat Al-Fatihah dan lanjutkan dengan membaca doa berikut.

“Allaahumma innii astakhiruka bi’ilmika wa astaqdiruka biqudratika, wa as aluka mingfadhlikal azhiimi, fainnakataqdiru walaa aqdiru, wata’lamu walaa a’lamu, wa angta ‘al laamulghuyuubi. Allaahumma ingkungta ta’lamu annahaadzalamra ( pada bagian ini sebutkanlah perkara masing-masing) khairullii fiidiinii wama’aasyii wa’aaqibati amrii, faqdirhulii wayassirhu liitsumma baariklii fiihi, wa’ingkungta ta’lamu anna haadzal amra syarrulli fii fidiinii wa ma’aasyii wa’aaqibati amrii, fashrifhu’annii washrifnii anhu waqdir liyal khaira haitsu kaana tsumma radhdhinii bihi”.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya hamba memohon kepada engkau memilih yang baik untukku dengan ilmu engkau, hamba memohon kepada engkau untuk menentukannya dengan kekuasaan engkau, dan hamba memohon kepada engkau anugerah engkau yang agung, karena sesungguhnya engkau bisa memberi ketentuan sedangkan hamba tidak, engkau dapat mengetahuinya, sedangkan hamba tidak, dan engkaulah yang maha mengetahui segala sesuatu yang ghaib, Ya Allah jika engkau tahu bahwa hal ini *(Pada bagian ini sebutkan perkara masing-masing)* baik bagiku, didalam agamaku, kehidupanku, dan akibatnya, maka tetapkanlah perkara itu untukku dan mudahkanlah itu bagiku kemudian berilah hamba keberkahan didalamnya, dan jika engkau tahu bahwa hal ini jelek bagiku, didalam agamaku, kehidupanku, dan akibatnya, maka jauhkanlah perkara itu dariku dan jauhkanlah hamba darinya dan tetapkanlah untukku kebaikan dimanapun adanya, kemudian jadikanlah hamba rela kepadanya”.

Shalat ini sebaiknya dilakukan 3 sampai 7 malam berturut-turut sampai Anda benar-benar mendapatkan petunjuk atas apa yang harus Anda pilih atau lakukan. Selain untuk memberikan kemantapan hati, shalat istiqarah juga bisa menghindarkan manusia dari kesalahan dalam menentukan pilihan karena pilihan yang dibuatnya merupakan petunjuk dari Allah. Selain itu, ibadah apapun termasuk shalat istiqarah ini akan membawa hambanya jauh lebih dekat dengan Allah.

Jangan lupa, selain melakukan shalat istiqarah, pasrahkanlah segala sesuatunya kepada Allah dan juga terus berusaha. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menjadi tuntunan bagi Anda yang sedang belajar untuk shalat Istiqarah.

Tata Cara Sholat Istiqarah | tipsdani | 4.5